Jumat, 23 Desember 2016

Cara Mengalahkan Procrastination

Ketika mencari cara agar cepat menyelesaikan pekerjaan tanpa menunda-nunda, kebanyakan orang mencari motivasi untuk menyemangati diri agar menyelesaikan tujuannya. Entah itu menyelesaikan tugas kuliah atau pekerjaan kantor yang harus diserahkan besok.

Tapi seringkali kita malah keasyikan mencari penyemangat dan motivasi tapi justru lupa menyelesaikan pekerjaannya.

Cara terbaik untuk keluar dari jebakan menunda-nunda pekerjaan adalah berusaha menjaga agar kita tetap merasa familiar dengan pekerjaan tersebut, bukan menjauhinya dan mencari-cari alasan.

1. Istirahat yang cukup


Pastikan kamu sudah cukup istirahat sebelum memulai pekerjaan. Jika memungkinkan, curi waktu 30 menit hingga 1 jam untuk tidur sebelum melanjutkan pekerjaan. Gunakan alarm di hp supaya tidak ketiduran.

Kamu akan merasakan manfaat tidur terhadap daya konsentrasi kamu saat melewati jam-jam berikutnya untuk menyelesaikan pekerjaan.

2. Tetapkan target
 

Ciptakan target untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waku tertentu.

Misalnya, jika kecepatanmu saat ini adalah 1 halaman makalah dalam 1,5 jam, sekarang buatlah tantangan untuk menyelesaikan 3 halaman dalam satu jam.

Pilih bagian-bagian penting dari pekerjaanmu, lalu beri batasan waktu pengerjaan untuk masing-masing bagian tersebut. Jika memungkinkan, beri kuota waktu di akhir pekerjaan untuk memeriksa dan mengedit jika ada yang harus diperbaiki.

3. Suplai air dan energi
 


Menjaga tubuh tetap terhidrasi adalah cara yang baik untuk membantumu menyelesaikan pekerjaan. Air akan memberi suplai oksigen kepada otak sehingga menjaga pikiran tetap segar.

Makanlah makanan sehat yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum, oatmeal, dan kacang-kacangan untuk memberimu energi yang konstan dan tak cepat habis.

Bila perlu, minum suplemen seperti vitamin B kompleks, asam folat, dan niasin dapat mendorong proses metabolisme energi. Sumber alami vitamin B dan niasin ada dalam kunyit, yang juga tersedia dalam bubuk sehingga bisa dibuat minuman dengan tambahan madu atau susu.

4. Setiap hal kecil adalah bagian dari produktivitas

 
Meskipun kita ingin tetap produktif sampai pekerjaan selesai, kamu tidak harus bekerja non-stop tanpa jeda sedetikpun. Di sela-sela waktu kita pasti butuh mengistirahatkan tubuh dan pikiran.

Entah itu memejamkan mata sebentar, melamun, atau menonton sebuah video lucu di Youtube, selama itu tidak terlalu jauh dari semangat bekerja dan tidak memakan waktu terlalu banyak dari target, semua hal yang membantumu rileks dan berenergi bisa kamu sebut sebagai bagian dari produktivitas.

Afirmasi ini akan membuat kamu take pride atau merasa bangga dengan setiap pencapaian kecil dalam tugas dan pekerjaanmu, dan membuat kamu setia kembali pada pekerjaan karena sekarang kamu sudah tahu cara menjalaninya dengan disiplin yang kamu buat sendiri.

Semoga 4 tips ini membantu kamu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan efisien.
Baca Selengkapnya...

Senin, 22 Juli 2013

Mengatasi Sifat Pemalu


Sifat pemalu dimiliki banyak orang. Namun sifat ini bisa mencegah kita dari mendapatkan berbagai pengalaman hidup yang positif. Berikut cara mengatasi rasa malu dan menumbuhkan sikap percaya diri.

  1. Tentukan mengapa kamu merasa malu. Apakah karena kamu takut orang menilai penampilanmu, ciri-ciri fisikmu, dan sebagainya. Selalu ada alasan mengapa kamu bereaksi dalam berbagai situasi.
  2. Berlatih melakukan kontak mata dan tersenyum pada orang lain. Mengobrollah dengan orang asing tentang cuaca maupun berita terkini.
  3. Jangan jadi perfeksionis. Tidak semua yang kamu katakan dan lakukan harus sempurna. Terimalah dirimu apa adanya. Fokuslah keluar ketimbang kedalam dirimu sendiri. Alihkan dirimu dari kegelisahan dan rasa malu dengan memfokuskan pada semua hal di sekitarmu - orang, lingkungan, makanan, dan semua yang berhubungan dengan situasi sosial.
  4. Belajarlah menjadi tegas. Bicaralah untuk kepentinganmu, sampaikan pendapatmu dalam cara yang tidak mengkonfrontasi.
  5. Jangan takut akan penolakan. Berhentilah membayangkan hasil terburuk dari setiap situasi.
  6. Belajar dari orang lain yang tidak pemalu.
  7. Bangunlah rasa positif tentang dirimu sendiri, jangan mudah frustasi dan bersenang-senanglah. Orang akan menyukaimu apa adanya.

Baca Selengkapnya...

Minggu, 21 Juli 2013

Cara Mengatasi Insomnia


Insomnia bisa dipicu berbagai hal seperti stres, konsumsi kafein hingga penggunaan peranti elektronik setiap hari.

Tidur seharusnya tidak memerlukan usaha. Berikut beberapa kunci penting yang dapat membantu tubuhmu kembali pada jalurnya.

Kurangi waktu di tempat tidur.

Bukannya berusaha tidur saat sudah lewat jam tidur, jadwallah waktumu untuk bangun setiap hari, tidak peduli seberapa sedikit waktu tidurmu. Meskipun kamu belum dapat tidur hingga pukul empat misalnya, tetaplah bangun pada pukul 6 atau sesuai jadwal harianmu.

Semakin kamu menjaga jadwal ini, semakin kuat tempat tidurmu menjadi "pemicu tidur".

Pergi tidur hanya ketika kamu lelah, bukan karena seharusnya tidur.

Misalnya hari ini kegiatanmu tidak banyak dan kamu tidak lelah. Tidur pukul sepuluh atau 11.30 hanya akan membuatmu gelisah di tempat tidur. Tunggulah sampai kamu benar-benar lelah dan mengantuk. Dan tetap bangun sesuai jadwal.

Jika kamu tidak bisa tidur lebih dari 10 menit, pindah ke ruangan lain.

Banyak orang melakukan aktivitas di tempat tidur, membaca, nonton TV, dan lain-lain. Sementara yang kita inginkan adalah agar otak mengasosiasikan tempat tidur dengan "Tidur."

Kita tidak bisa memaksa diri tidur. Tidur adalah diperoleh dari relaksasi, sehingga semakin kamu mencoba, semakin tinggi hormon stres yang membuatmu terjaga. Tetaplah relaks.

Buat jadwal reguler.

Tubuh dirancang dengan irama circadian, sebuah sistem hormon yang mengintegrasi jadwal internalmu dengan cahaya matahari diluar.

Tapi jadwal ini terus berubah.

Jangan beraktivitas lebih banyak jika memang sudah mendekati waktunya istirahat. Jagalah jadwal agar tetap teratur dan reguler.

Perbaiki Keyakinan-keyakinan keliru yang mencegahmu tidur

Dalam insomania kronis, pikiran seseorang adalah yang membuatnya terus terjaga.

Kita sering mengatakan pada diri sendiri, "Oh biasanya juga aku susah tidur. Setiap kali aku minum kopi setelah jam enama aku nggak bisa tidur." Dan saat kamu berada diatas tempat tidur, "Ini dia malam nggak-bisa-tidur lainnya..."

Berhentilah memikirkannya karena pikiran-pikiran ini akan menjadi ramalan yang benar-benar terjadi.

Usahakanlah mengabaikan bahwa kamu menderita insomnia. Terkadang itulah satu-satunya hal yang butuh kamu ubah.
Baca Selengkapnya...

Sabtu, 20 Juli 2013

7 Tips Untuk Hari Kerja Yang Lebih Bahagia


Hari Senin membuat sering membuat orang tidak bersemangat untuk memulai pekerjaan. Memikirkan tugas-tugas, pesan dan surat-surat yang harus ditangani telah menyebabkan jutaan kelebihan kafein, masalah tidur, karyawan yang sakit, dan lain-lain.


Harmonisasi dibutuhkan untuk membawa kesuksesan dalam kehidupan profesional maupun pribadi. Merawat tubuh, jiwa dan pikiran dapat memberikan keseimbangan dan waktu kerja yang lebih menyenangkan dan produktif.

Berikut beberapa saran yang bisa kamu ikuti.

  1. Tahan godaan untuk bekerja larut kecuali memang perlu.
  2. Simpanlah kotak inspirasi untuk menyimpan catatan khusus dari teman dan orang yang disayangi untuk mengingatkan kamu pada masa-masa senang.
  3. Buatlah jadwal jalan sore setelah bekerja setiap beberapa minggu bersama kolega atau orang yang menginspirasimu. Tawa adalah obat terbaik, dan brainstorming di lingkungan non-kerja dapat memotivasi sekaligus bernilai.
  4. Ubah pengaturan email agar mengecek pesan baru tiap 30 menit. Ciptakan rasa kedamaian tanpa interupsi.
  5. Jadwal hari-hari tanpa email dan telepon pada akhir pekan. Bersenang-senanglah selama beberapa jam.
  6. Periksa kesehatan secara teratur.
  7. Jika kamu benar-benar tidak puas dengan pekerjaanmu dan merasa ini tidak bisa diubah, terjebak dan menginginkan perubahan, cobalah membuat rencana untuk jangka enam bulan. Gagasan yang muncul mungkin akan mengejutkanmu.

Salah satu rahasia sukses dalam karir dan kehidupan adalah kehidupan yang seimbang dan utuh. Jika kehidupanmu berat sebelah di pekerjaan, mundurlah sejenak dan lihat dimana kamu bisa mengurangi beban itu.
Baca Selengkapnya...

Jumat, 19 Juli 2013

Jika Kamu Membuat Orang Marah


Terkadang kita datang terlambat dan membuat orang marah. Atau mengirimkan pesan teks yang membuat orang salah tafsir. Mereka kelihatan tidak mau menerima penjelasan dan alasan kita melakukan kesalahan tersebut.

Jangan terjebak dalam perspektifmu semata. Mencoba menjelaskan alasan yang sebenarnya tidak akan membantu membuat keadaan menjadi lebih baik. Itu disebabkan karena orang tidak mengalami pemikiran atau tindakan kita. Mereka hanya mengalami konsekuensi dari tindakan kita. 

Maka ketika kamu membuat seseorang kesal, tidak peduli siapa yang benar, mulailah percakapan dengan menerima dan mengakui perasaan mereka terhadap hasil tindakanmu.

Disini kita tidak mencari persetujuan, melainkan memahami orang lain.

Katakanlah, "Aku mengerti mengapa kamu merasa kesal. Kamu sudah menunggu sejam, itu pasti membuat frustasi, dan ini bukan yang pertama kali. Pekerjaanku yang menumpuk bukanlah alasan untuk terlambat. Maafkan aku kamu harus duduk disini menunggu begitu lama."

Tugas kita adalah mengakui realitas orang lain, sesuatu yang penting dalam membangun hubungan.

Bagian terberat adalah penolakan emosional. Kita begitu terfokus pada yang kita hadapi sehingga sulit mengakui apa yang harus dihadapi orang lain. Terutama jika kitalah yang harus mereka hadapi dan mereka lah yang harus kita hadapi. Sehingga di saat seeperti itu, berempati terasa seperti mengkhianati diri sendiri. Tapi sebenarnya tidak. Kita hanya sedang berempati. Dengan demikian, biasanya, keinginan kita untuk meluruskan niat kita akan luntur dan menjadi tidak penting lagi. 

Kamu tetap bisa menyampaikan penjelasanmu setelah orang lain merasa didengar dan dipahami lebih dulu.

Jika kamu dapat melakukan ini, kamu akan menyadari kebiasaan dan perilaku kamu berubah menjadi lebih baik.
Baca Selengkapnya...

Minggu, 10 Februari 2013

Cara Agar Tetap Termotivasi


Memang menyenangkan ketika inspirasi bisa selalu datang dari hal-hal terkecil di sekitar dan kamu terus produktif.

Namun ada kalanya kamu tidak mood melakukan apapun juga, padahal kamu butuh motivasi untuk mengerjakan tugas atau membuat sebuah karya.

Berikut adalah 9 tips untuk menumbuhkan motivasimu meskipun kamu sedang tidak mood atau kehilangan inspirasi.

1. Rancang visimu

Salah satu alasan terbesar mengapa kita kehilangan motivasi adalah kita kehilangan hubungan dengan visi kita. Khususnya visi mengenai apa yang kita ingin capai. 

Tentukan apa yang ingin kamu capai, ciptakan alasan kamu bisa mengerjakannya serajin mungkin, buatlah goal.

2. "Mengapa"

Ketika kita kehilangan motivasi, kita sering tidak menemukan alasan mengapa harus melakukan apa yang biasanya/ingin kita lakukan.

Cobalah untuk menciptakan alasan yang diperuntukkan bagi orang lain. Membantu orang lain adalah proses yang berkesinambungan dan membuatmu terus mencari cara-cara baru menyediakan solusi bagi masalah tertentu.

3. Buat deadline

Berikan dirimu sendiri batas waktu untuk menyelesaikan sesuatu. Kerjakan sebanyak mungkin dalam jangka waktu tertentu. Dan lihatlah apa yang bisa kamu capai dalam keadaan "kepepet."

4. Beristirahat

Terkadang kehilangan motivasi tanda bahwa kamu harus mengambil waktu istirahat. Bangkitlah dari depan komputer, pekerjaan rumah, pergilah keluar dan menghirup udara segara.

Perhatikan sekelilingmu, cobalah untuk menghargai setiap hal kecil, mengobrol dengan teman, tetangga, nonton film dengan sahabat atau pacar. Beristirahat akan memberimu energi serta inspirasi baru.

5. Lakukan pekerjaan yang kamu cintai

Terkadang apa yang harus kita lakukan bukanlah apa yang kamu cintai.

Jika kamu merasa hampa mengerjakan sesuatu, buatlah rencana untuk meninggalkannya. Tidak ada gunanya melakukan hal yang tidak kamu cintai sendiri.

Kerjakan apa yang paling membuatmu merasa senang melakukannya. Carilah cara agar kecintaanmu itu dapat membantu orang lain juga.

6. Baca tulisan motivasional

Bacalah buku-buku atau situs dan blog motivasional. Ini berguna untuk mengingatkanmu mengapa kamu melakukan apa yang kamu lakukan.

Lihat halaman Tentang, di akhir tulisan kamu bisa menemukan sejumlah situs motivasional dan pengembangan diri yang bisa kamu cicipi.

7. Berkompetisi

Masukilah lingkungan yang kompetitif agar memicu semangatmu. Kumpulkan teman atau rekan sejawat yang melakukan hal yang sama denganmu, bandingkan pencapaian kalian dalam jangka waktu tertentu.

8. Bergaul dengan orang yang termotivasi

Sadarkah kamu ketika berada di sekitar orang-orang yang positif, getaran mereka akan menyentuhmu secara alami juga. Kamu akan merasa termotivasi dan tergerak untuk bertindak.

Berkumpullah bersama teman atau orang-orang positif. Bookmark dan bacalah blog-blog yang berisi hal-hal positif, menyenangkan dan memotivasi.

9. Ingat hal-hal yang kamu syukuri

Bisa jadi keluargamu, teman-temanmu, pasanganmu, kesehatan, kehidupan... Buatlah daftar hal-hal yang kamu syukuri. Simpanlah dalam bentuk file komputer atau buku jurnal/diary. Sadari ada banyak orang yang belum memiliki hal-hal yang kamu miliki sekarang.

Kapanpun kamu merasa kehilangan motivasi, lihatlah kembali daftar ini untuk mengingatkanmu mengapa hidup layak diperjuangkan.

10. Stok Ide

Buatlah daftar stok ide hal-hal menyenangkan yang bisa kamu lakukan. Entah itu berkunjung ke tempat tertentu, membuat karya seni tertentu, atau draft tulisan.
Baca Selengkapnya...

Senin, 04 Februari 2013

15 Cara Agar Dihargai Orang Lain

Kekayaan materi, pendidikan bergengsi, wajah cantik atau tampan bukanlah faktor utama yang membuatmu dihargai.

Pada dasarnya orang akan menghargai kita ketika kita sendiri menghargai diri sendiri dan orang lain.

1. Tampilkan dirimu dengan baik. Mandilah setidaknya sekali sehari, berdandanlah yang rapi. Pakaian tidak harus mahal tapi harus dicuci dan tidak rusak. Jaga kesehatan dan kebersihan gigi. Senyummu akan menunjukkan pada orang lain bahwa kamu menikmati dirimu sendiri, begitu juga orang lain.

2. Jaga bahasa ucapanmu tetap sopan. Katakan hal-hal positif tentang orang lain secara tulus. Orang bisa mengenali perbedaan minat yang tulus dan pujian yang dipaksakan.

3. Percaya dirilah. Banyak orang akan mengujimu, menyentuh wilayah ketidaknyamananmu. Tidak masalah apa yang mereka katakan, percayalah pada dirimu sendiri dan nilai berhargamu, maka perilaku tidak menghargai orang akan hilang. Jika pun mereka terus bicara tidak sopan, setidaknya kamu bisa mengabaikannya sampai pembicaraan selesai.

4. Cobalah menjadi optimis. Sangat mudah menilai sisi buruk dari sebuah situasi, tapi jika kita berusaha mengatasi hambatan dan rintangan kita dapat hidup lebih bahagia dan lebih berani di depan orang lain. Temukan cara untuk membantu orang lain maka masalahmu sendiri akan terasa lebih ringan, dan kamu akan merasa lebih baik mengerjakannya.

5. Sapa orang dengan tata krama yang baik dan ramah. Bahkan jika orang tidak balik ramah padamu, berikan mereka "keuntungan dalam keraguan". Jadilah sopan. Mereka mungkin sedang tenggelam dalam pikirannya sendiri sehingga sulit mengenali keramahanmu.

6. Jangan pernah menggertak atau memanfaatkan orang lain atas kelemahannya. Orang penggertak atau bully tidak dihargai dan tidak menghargai orang lain karena mereka sendiri tidak mampu menghargai dirinya sendiri. Biarkan orang memegang harga dirinya sendiri. Singkirkan egomu untuk melampiaskan kekurang-puasanmu terhadap diri sendiri kepada orang lain. Menggertak tidak membuatmu kuat, tapi justru dikontrol egomu sendiri yang mencoba bertahan hidup.

7. Jangan jadi orang yang mengganggu dan berisik. Ini hanya akan membuat orang mencemooh dan memandangmu rendah. Cobalah untuk lebih cool dan tenang.

8. Jangan bersikap seolah paling tahu. Orang tidak menghargai jika kamu bertindak superior kepada mereka. Dengarkan dan hargai pendapat mereka, bahkan jika itu berlawanan atau berbeda dari opinimu.

9. Jadilah teladan. Buatlah contoh yang bisa diikuti orang lain. Ketika orang menirumu, itu adalah tanda penghargaan. Jika seseorang lain membuat contoh yang baik, biarkan mereka tahu seberapa besar kamu menghargainya dengan mencontoh tindakannya.

10. Jadilah dirimu sendiri. Jangan sekedar mengikuti tren atau apa yang banyak dilakukan orang. Hargai dirimu sendiri dengan membuat pilihanmu sendiri. Jika kamu menikmati apa yang kamu kerjakan, orang akan menaruh perhatian dan ingin tahu bagaimana kamu melakukannya. Percayalah pada penilaian dirimu tentang apa yang baik dan tidak. Meskipun kamu melakukan kesalahan, hargai itu sebagai pelajaran untuk melanjutkan langkah ke tahap selanjutnya.

11. Beri setiap orang kesempatan. Jangan menilai orang meskipun mereka jelas-jelas kurang baik. Tetaplah bersikap baik dan 'berkelas'. Orang akan menghargai itu lebih daripada beradu mulut atau mengknfrontasi dengan cara yang kasar.

12. Jangan terlalu materialistis. Tetaplah fokus pada orang ketimbang barang-barang yang bisa hilang atau hancur. Jangan menilai orang berdasarkan apa yang mereka miliki. Jaga barang-barang milik kita sendiri dengan baik. Tapi jangan berpikir bahwa materi adalah segalanya.

13. Tepati janji. Jangan buat janji yang tidak bisa atau tidak yakin dapat kamu tepati. Katakan tidak bisa jika memang tidak biasa, katakan tidak mau jika kamu memang tidak ingin melakukannya. Jawaban ini lebih dihargai karena kamu tegas terhadap diri sendiri. Namun tetaplah sopan pada orang lain, dan jika kamu sudah berjanji, tepatilah.

14. Jelaskan peraturan dan batasanmu. Katakan pada temanmu jika kamu memang harus pulang pada jam tertentu. Jangan biarkan orang lain mengubah rencanamu atau menyalahkanmu atas konsekuensi yang sudah kamu tegaskan pada mereka.

15. Jangan terlalu sering 'curhat' tentang dirimu. Sedikit misteri adalah alasan orang menghargaimu. Jika kamu terlalu banyak mengumbar tentang dirimu sendiri, orang akan merasa bisa menebak isi pikiranmu dan tidak lagi menghargai dirimu dan opinimu.

Cara lainnya adalah coba mendalami bakatmu. Biarkan orang mengenalmu atas suatu keahlian. Tapi jangan terlalu sering melakukannya. Lihat situasi dan kondisi yang tepat untuk menunjukkannya.

Hargailah setiap orang dengan pandangan hidup yang berbeda-beda. Tunjukan minat yang tulus dan buatlah yang terbaik dalam pekerjaan, rumah tangga dan keahlianmu. Jangan ragu mengundang orang ke rumahmu untuk menunjukkan keramahan dan kerendahan hati.
Baca Selengkapnya...